Kamis, 13 Oktober 2011

Dampak aborsi

ABORSI DAN DAMPAKNYA  PADA PRIA


Aborsi adalah pengakhiran sebuah kehamilan sebelum waktunya atau <28 minggu atau sebelum 9 bulan.Aborsi terbagi menjadi beberapa bagian,antara lain:
a)     Aborsi atas indikasi medis (di sengaja)
Adalah aborsi yang di lakukan dengan pertimbangan medis tertentu di mana kehamilan di anggap membahayakan bagi ibu yang mengandungnya dan kehamilan mau tidak mau tidak mau harus di akhiri dengan cara tersebut.
Sebagai contoh nih : kehamilan pada ibu dengan hipertensi,ibu dengan diabetes,atau ibu yang menjalani kemoterapi kanker yang mana bila kehamilannya di lanjutkan selain mempunyai dampak ke bayi yang di kandungnya selain itu juga mempunyai dampak pada ibunya.
Namun dengan perkembangan dunia medis sekarang ini beberapa kehamilan yang dulu sulit di pertahankan pada ksus penyakit- penyakit tertentu sekarang sudah bisa di pertahankan atau di atasi,misalnya pada ibu yang hamil tapi menderita HIV-AIDS.
b)    Aborsi tanpa indikasi medis
Adalah aborsi yang di sengaja tanpa ada indikasi medis atau hal penting yang mengharuskan pengakhiran suatu kehamilan.Hal ini karena pertimbangan dari individu tersebut meng”harus”kan ia mengaborsi kehamilannya.
Di Indonesia di perkirakan sekitar       aborsi yang terjadi dan kebanyakan di karenakan bukan atas indikasi medis alias sangaja di aborsi entah karena hamil di luar nikah,kebobolan KB,pemerkosaan,atau akibat perceraian atau olehalasan lain yang di anggap aborsi itu sangat perlu untuk di lakukan.Dampak aborsi pada wanita sudah banyak  kita ketahui dan selalu di katakanan bila wanita adalah korban yang paling menderita namun tahukah kamu bila pada pria pun aborsi mempunyai dampak?
Tidak banyak yang melihat hal ini karena di anggap selama ini hanya para wanita yang menjadi korban.Memang para pria tidak menjadi korban secara nyata namun dalam hal ini mereka menjadi korban secara psikologis.
Sorry friends…bukan maksutku memihak kepada para pria secara sepihak namun dari pengalaman yang ku temui ternyata para pria pun bisa mengalami dampak  terhadap aborsi.
Ada beberapa hal yang menyebabkan para pria menyetujui tindakan aborsi pada pasangannya :
·        Mereka tidak tahu bila itu adalah bakal manusia
Ini adalah hal yang aneh pada orang dewasa yang telah melakukan hubungan sex namun tahukah kamu tidak semua orang dewasa mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai sex dan akibatnya dan menurut survey yang pernah di lakukan kebanyakan pelaku sex yang berakhir dengan kehamilan yang tidak di rencanakan adalah para remaja.
·        Salah informasi
Mungkin para pria ini mengira dengan tindakan aborsi yang di lakukan sebelum usia kehamilan tertentu tidak akan menimbulkan dampak dan aborsi adalah hal yang terbaik menurut pemikiran mereka pada saat itu.
·        Ketidak mampuan dan ke tidak mauan mempertahankan kehamilan karena berbagai alasan.
Hal ini adalah alasan yang paling sering di pakai untuk melakukan aborsi.Takut atau tidak siap menjadi seorang bapak atau ayah pada saat yang di rasakankan olehnya tidak menguntungkan atau masih dalam masa sekolah.tidak punya pekerjaan,terlibat kasus berat dan banyak alasan lainnya.intinya guys and girls…. Pria itu tidak mau bertanggung jawab pada kehamilan pasangannya.  
            Nah sekarang mari kita lihat apa aja yang di rsakan atau di alami para pria akibat keputusan aborsi itu.Dampaknya yang terlihat secara kasat mata meman jarang terlihat namun secara mental dan psikologis adalah :
·        Merasa bersalah
Adalah perasaan mereka yang sering timbul dan mengganggu mereka.Sering perasaan ini mendera mereka seumur hidupnya walaupun mereka berusaha menghilangkannya dengan berbagai cara namun perasan itu seperti penyakit kronis.akibat yang di timbulkan bisa bermacam-macam misalnya,insomnia,depresi,penurunan prestasi,bersikap irrasional atau malah menjadi grazy..
·        Malu
Benar friends…mereka juga merasa malu dengan kejadian yang aborsi ini dan merasa turut bertanggung jawab karena hal ini atau malah melarikan diri dari perasaan ini ke obat-obatan,ke kelompok gaul yang salah,ke minuman keras atau malah pindah tempat ke tempat yang orang lain tidak pernah mengenalnya sebelumnya.Yang paling ekstrim mereka bahkan bisa bunuh diri karena hal ini.
Di jepang adalah tingkat angka bunuh diri yang paling tinggi dan sebagian besar di karenakan rasa malu.ckckckc…..
·        Penyesalan
Adalah bentuk kesadaran yang terlambat dan menjadi luka batin yang sulit di cari obatnya.Ini bisa membawa mereka pada tindakan yang berubah menjadi seorang pria yang bertanggung jawab atau malah menjadi seorang pria yang berantakan.Ada pria yang telah  mengizinkan atau menginginkan pasangannya melakukan aborsi lalu menikahi pasangannya dan berusaha berubah dalam perilaku dan kehidupannya namun ada juga yang malah “kabur”dari tanggung jawabnya.
·        Menangis
Ini adalah kenyataan yang jarang kita lihat pada pria namun sungguh friends…mereka juga bisa menangisi keputusan aborsi ini dan timbul perasaan bersalah di hatinya.
·        Ketakutan
Ini reaksi yang wajar mengingat aborsi adalah salah satu tindakan pembunuhan berencana di mata hukum apalagi di mata Tuhan.Di Indonesia masih belum ada undang-undang yang menjerat para pelaku aborsi secara tegas dan ini membuat pelaku aborsi jarang menjadi jera apalagi insyaf.
Nah..itu tadi dampak aborsi pada pria friends namun jarang kita lihat atau ketahui..tulisan ini bukan bermaksut memihak pada kaum pria namun saya ingin kita semua mengetahui bahwa pada pria aborsi juga mempunyai dampak.Pada wanita aborsi selain menghancurkan hidup dan masa depannya juga membuatnya merasa dirinya tidak utuh lagi dan pada pria ternyata juga menimbulkan dampak.
Oleh karena itu jangan lakukan ABORSI…itu pembunuhan tingkat tinggi…





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar